Postingan

Pembuatan Gerabah Balongan

Gambar
PROSES PEMBUATAN GERABAH BALONGAN Kamis,8 September 2022,SMA NEGERI 1 PAMOTAN kedatangan tamu spesial dari Desa Balong Mulyo Kecamatan Kragan Kabupaten Rembang,yaitu Bapak Ali Nashin beliau merupakan sekretaris di desa tersebut. Di Desa Balong Mulyo terdapat sebuah pantai yang menjadi salah satu daya tarik atau icon yang bernama Pantai Balongan. Tak hanya pantai tersebut,disana juga terdapat sebagain kelompok masyarakat pengrajin gerabah.Balongan ini disebut-sebut sebagai pelopor bagian penyokong kawasan budaya tembikar manusia plawangan sebelum masa prasejarah. Menurut Bapak Ali Nashin, asal-usul kelompok sosial perajin gerabah Balongan ini kita hanya bisa melihat kalau orang-orang tua atau nenek moyang kita dulu itu sebagai pengrajin gerabah kurang lebih sejak tahun 80 sampai 89, dan masyarakat ingin meneruskan atau merintis kembali usaha membuat kerajinan gerabah atau istilahnya membuat studi banding. Jumlah yang dihasilkan oleh kelompok sekarang jauh berbanding dengan ...

HUBUNGAN SOSIAL DOKTER

Gambar
NAMA:Julia Azzahra Azaz Kelas:XI IPS 1 No.abs:09 1.Dokter berhubungan dengan:perawat 2.Perawat berhubungan dengan:orang sakit 3.Orang sakit berhubungan dengan:supir ambulan penjual obat,penjual buah 4.Supir ambulan berhubungan dengan:warung makan, pegawai SPBU 4.Pegawai SPBU berhubungan dengan:warung makan 5.Penjual obat berhubungan dengan:apoteker 6.Penjual buah berhubungan dengan:orang sakit,warung makan,pegawai SPBU

Julia azzahra

Gambar
Batik tulis Lasem dari Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, sudah lama dikenal memiliki ciri khas dan tingkat kerumitan cukup tinggi. Hal ini menyebabkan harga Batik Tulis Lasem melambung tinggi.  Rifai (48), pengusaha Batik Tulis Lasem dari Ningrat Batik Lasem, menjelaskan bahwa Batik Tulis Lasem sudah terkenal sejak abad 13, saat masih menjadi bagian dari Kerajaan Majapahit. “Motif batiknya dipengaruhi sangat kuat oleh budaya Cina karena pendaratan pasukan Cheng Ho saat itu. Lalu berpadu dengan budaya lokal sehingga motif dan warnanya unik,” jelas Rifai. Rifai bercerita bahwa perkembangan Batik Tulis Lasem dimulai sejak masa Na Li Ni, istri Bi Nang Un, seorang anggota ekspedisi Cheng Ho yang memperkenalkan teknik membatik pada abad ke-15. Batik Tulis Lasem masa itu diekspor secara besar-besaran ke Singapura dan Sri Lanka. Meski demikian, ternyata pada 1970-an Batik Tulis Lasem sempat mengalami kemunduran. Setelah batik diakui sebagai warisan dunia oleh UNESCO pada tahun 20...